BREAKING NEWS

“Polisi yang Berdakwah Itu Kini Wakapolres: Syafrizen Kembali ke Kampung Halaman ”

 


Indokatanews PADANG---Ia kembali ke tanah yang pernah ia jaga. Kembali ke ranah yang mengenalnya sejak muda. Kali ini bukan sebagai perwira biasa, melainkan sebagai orang nomor dua di Kepolisian Resor Pesisir Selatan.

Kompol H. Syafrizen, SH resmi dilantik sebagai Wakapolres Pessel oleh Kapolres AKBP Derry Indra, Selasa (3/3/2026) sore. Pelantikan berlangsung dalam apel jajaran Polres di halaman Mapolres Pesisir Selatan.

Bagi Syafrizen, ini bukan sekadar rotasi jabatan. Ini semacam kembali mengabdi ke kampung halaman yang sangat ia cintai. 

Ia pernah bertugas di wilayah yang sama. Pernah menjadi Kapolsek di kampung halamannya sendiri yakni Lengayang. Pernah pula memimpin Polsek Basa Ampek Balai Tapan. Dari tanah pesisir itulah kariernya bergerak, perlahan naik, menyeberangi berbagai wilayah tugas.

Ia kemudian meninggalkan ranah Pasisia. Menjadi Kasat Reskrim Polres Agam. Menjadi Kasat Binmas Polres Pasaman. Lalu dipercaya menjabat Kabagren di Polres Kepulauan Mentawai dan Polres Solok Selatan.

Terakhir, sebelum kembali ke Pesisir Selatan, ia bertugas di Polda Sumatera Barat sebagai Kasubdit Bhabinkamtibmas Ditbinmas.

Namun Syafrizen tidak hanya dikenal sebagai polisi.

Di banyak masjid dan mushala di Sumatera Barat, namanya juga dikenal sebagai penceramah. Suaranya sering terdengar di mimbar Jumat atau dalam majelis pengajian. Sebagian orang memanggilnya Ustaz Syafrizen. Sebagian lain menyapanya Buya Zen.

Polisi yang berceramah. Polisi yang berdakwah.

Di kampung halamannya di Lengayang, ia juga aktif dalam sejumlah organisasi perantau dan keagamaan, di antaranya PKPWL/IKWAL dan Forum Da’i Lengayang.

Di ranah adat, ia menyandang gelar Datuk Rang Batuah.

Karier, dakwah, dan adat berjalan beriringan.

Syafrizen kini berusia 54 tahun. Ia menyelesaikan pendidikan menengah di SMP Negeri Lengayang (1988) dan SMA Taman Siswa (1991). Setelah menjadi anggota Polri, ia melanjutkan pendidikan tinggi dan meraih gelar sarjana hukum dari Fakultas Hukum Universitas Ekasakti Padang.

Di balik kariernya, ada keluarga yang menyertai langkahnya. Ia menikah dengan Yossy Rhoza Nova, SKM, seorang pegawai negeri di klinik SPN Polda Sumatera Barat. Dari pernikahan itu mereka dikaruniai lima orang anak.

Pelantikan Syafrizen merupakan bagian dari rotasi jabatan di lingkungan Polda Sumatera Barat. Berdasarkan Telegram Kapolda Sumbar Nomor ST/117/II/KEP/2026 tertanggal 18 Februari 2026, sedikitnya enam posisi Wakapolres mengalami pergantian.

Di Pesisir Selatan, Syafrizen menggantikan Kompol Alwi Haskar yang memasuki masa pensiun.

Kini ia kembali. Kembali ke tanah pesisir. Kembali ke wilayah yang pernah ia kenal.

Kembali.. .kali ini sebagai Wakapolres di kampung sendiri. (Agusmardi) 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image