FORKI Sumbar Awasi Ketat UBH Open Karate Championship 2026 demi Integritas Pertandingan
Indokatanews Padang ---Skala besar UBH Open Karate Championship 2026 menuntut pengawasan ketat. Sebanyak 1.200 nomor pertandingan dari berbagai kategori dipertandingkan di GOR Universitas Negeri Padang sejak Jumat (6/2/2026).
Untuk menjaga integritas dan fair play, FORKI Pengprov Sumatera Barat menurunkan tim pengawas khusus selama kejuaraan berlangsung.
Pengprov FORKI Sumbar menugaskan tiga staf khusus, yakni Firdaus Ilyas (DAN VII), Mirkadri Miyar (DAN VII) dan Yanuardi (DAN VI).
Mereka bertugas memastikan jalannya pertandingan sesuai regulasi dan kode etik karate, di tengah tingginya intensitas kompetisi dan jumlah peserta.
Mirkadri Miyar mengatakan, pengawasan diperlukan karena kejuaraan ini melibatkan ratusan atlet dari berbagai kelompok usia, mulai dari kadet, pemula, pra junior, hingga junior, termasuk kategori festival.
“Dengan skala seperti ini, potensi persoalan teknis dan nonteknis selalu ada. Integritas pertandingan harus dijaga,” ujarnya.
Menurut Mirkadri, penyelenggaraan UBH Open Karate Championship telah terkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk bidang pertandingan dan perwasitan FORKI Sumbar. Sejumlah wasit PB FORKI turut dilibatkan untuk menjaga objektivitas penilaian, mengingat kejuaraan ini berskala se-Sumatera.
Ketiga staf khusus FORKI Sumbar dijadwalkan hadir penuh selama tiga hari pertandingan. Kehadiran mereka diharapkan memberi rasa aman bagi atlet dan pelatih, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap hasil pertandingan.
Dalam konteks pembinaan, FORKI Sumbar menilai kejuaraan terbuka seperti ini berperan penting dalam membangun ekosistem karate yang sehat. Selain menjadi ajang uji kemampuan, kompetisi yang diawasi secara ketat juga membentuk karakter atlet sejak dini.Terutama dalam menjunjung sportivitas dan penghormatan terhadap aturan. (Gilang)
