BREAKING NEWS

Eternal Champion Raih 5 Emas, Tembus Peringkat Tujuh di GOJU ASS Open Tournament Makassar



Indokatanews Makassar --- Eternal Champion Karate Club menorehkan prestasi membanggakan pada GOJU ASS Open Tournament yang digelar 6-8 Februari 2026 di GOR Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar. 




Dalam ajang tingkat regional Sulawesi yang diikuti ratusan atlet dari berbagai dojo dan perguruan, klub ini meraih lima medali emas, tiga perak dan tiga perunggu. 

Hasil tersebut menempatkan Eternal Champion di peringkat ketujuh klasemen akhir. 



Pelatih Apriagung Yusuf, SH, DAN I, menyebut capaian itu sebagai buah konsistensi pembinaan usia dini. “Alhamdulillah, kami bersyukur atas hasil ini. Anak-anak tampil disiplin dan percaya diri,” ujarnya, Kamis (20/2). 

Lima emas disumbangkan dari nomor Kata Beregu Pra Usia Dini Putra (Muh. Ibrahim Yahya, Aidan Syahmi Asman, dan Muh. Ibrahim) serta Kata Beregu Usia Dini Putri (Myesha Athillah, Nadia Azzahra, dan Aisyah Aila). 

Tiga emas lainnya diraih melalui Kumite Perorangan Pra Usia Dini Putra -25 kg (Muh. Ibrahim), Kumite Usia Dini Putra +30 kg (Nur Al-Ghazali), dan Kumite Usia Dini Putri +25 kg (Aisyah Aila Varisha). 

Tiga medali perak diraih dari Kata Beregu Putra (Nur Al-Ghazali, Ken Januario, dan Muh. Aqhil Algivari), Kumite Pra Usia Dini Putra -25 kg (Muh. Ibrahim Yahya), serta Kumite Usia Dini Putri +25 kg (Myesha Athillah Callysta). 

Adapun tiga perunggu diperoleh dari Kata Beregu Pemula Putri (Elveenia Excelcis, Nur Afifa, dan Siti Rabiyatul Adawiyah), Kata Perorangan Usia Dini Putra (Muh. Zavier Alfaro), serta Kumite Pemula Putri -42 kg (Siti Rabiyatul Adawiyah). 

Selain kategori utama, sejumlah atlet Eternal Champion juga meraih penghargaan pada kelas festival. Juara pertama diraih Ghadira, Muh. Ibrahim Yahya Raba, Myesha Athillah Callysta Haris, dan Muh. Zavier Alfaro.

Sementara juara kedua diraih Gibran, Reva, Ken, Rifki, Cinnong, Syakila, Fahril, dan Qwinta. Turnamen ini menjadi ajang evaluasi awal musim kompetisi 2026 sekaligus pemetaan potensi atlet usia dini menuju kejuaraan tingkat provinsi dan nasional. 

Dengan torehan tersebut, Eternal Champion menunjukkan daya saing yang stabil di tengah persaingan ketat antarperguruan, termasuk dari dojo-dojo di bawah naungan Lemkari. 

“Prestasi ini menjadi pijakan untuk target yang lebih tinggi. Kami akan meningkatkan kualitas teknik dan mental tanding,” kata Apriagung. 

Capaian di Makassar mempertegas komitmen Eternal Champion dalam pembinaan berjenjang. Fokus tidak hanya pada hasil, tetapi juga pada karakter, disiplin, dan sportivitas atlet sejak usia dini.(Agusmardi) 














Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image