Lagi, MGC Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Koto Tangah dan Saniangbaka
INDOKATA NEWS | Padang : Air telah surut, tetapi duka belum sepenuhnya pergi. Di banyak sudut Sumatera Barat, bekas-bekas banjir bandang dan longsor masih membekas di dinding rumah dan di hati mereka yang kehilangan. Minangkabau sedang berduka namun dari duka itu, kepedulian tumbuh dan menyambung harapan.
Di sejumlah nagari, banjir bandang dan longsor meninggalkan luka, merobohkan rumah serta memutus rasa aman warga. Di tengah suasana itu, kepedulian datang dari perantauan.
Adalah Komunitas Minang Golf Club (MGC) Jakarta yang kembali menunjukkan empati terhadap dunsanak di kampung halaman. Pada Jumat, 19 Desember 2025, MGC menyalurkan bantuan tahap kedua bagi warga terdampak bencana, di Masjid Raya Balaigadang, Koto Tangah, Padang.
“Alhamdulillah, hari ini kami merealisasikan bantuan lanjutan untuk 25 warga Nagari Saniangbaka, Solok, yang rumahnya rusak akibat banjir bandang dan longsor,” ujar Ketua Dewan Pembina MGC Jakarta, Irjen Pol (Purn) Syafrizal Ahiar, SH, MM, kepada wartawan usai Salat Jumat.
Syafrizal menjelaskan, MGC merupakan komunitas yang beranggotakan lebih dari 500 orang, terdiri dari purnawirawan Polri dan TNI, birokrat, serta para pengusaha. Organisasi ini dipimpin oleh Ketua Umum MGC, Zulhefi Sikumbang, dengan komitmen kuat pada kegiatan sosial dan kemanusiaan.
“Melalui MGC, kami menggerakkan ‘gerakan hati’. Setiap pertemuan selalu ada donasi untuk kemanusiaan. Ketika nagari kita ditimpa musibah, kepedulian itu kami wujudkan dalam bentuk nyata,” tutur Syafrizal, yang juga pembina dan penasihat Masjid Raya Balai Gadang.
Usai Salat Jumat, rombongan MGC menyerahkan donasi sebesar Rp35 juta kepada masyarakat terdampak bencana di Nagari Saniangbaka. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua KAN Saniangbaka, Ir. H. Sri Hamdani Dt. Rangkayo Basa, disaksikan para tokoh adat setempat.
Selain itu, MGC juga menyerahkan Rp5 juta kepada Pondok Pesantren MTI Batangkabung, Kecamatan Koto Tangah. Bantuan diterima oleh Tengku Buya H. Djamaris bersama Ustad Irianto.
Untuk Masjid Raya Balai Gadang Koto Tangah, MGC menyalurkan bantuan Rp5 juta guna menutup kekurangan kas masjid, serta Rp35 juta untuk biaya pencucian karpet yang terdampak banjir. Bantuan tersebut diterima oleh Firdaus, Ketua Masjid Raya Balai Gadang.
Syafrizal menegaskan, sebelum penyaluran bantuan kepada 25 warga terdampak banjir dan longsor di hiliran Sungai Lubuk Minturun, pihaknya terlebih dahulu melakukan verifikasi penerima agar bantuan tepat sasaran.
Dalam kesempatan itu, Syafrizal juga diberi waktu menyampaikan pesan kepada jamaah Jumat terkait kepedulian dan niat tulus anggota MGC Jakarta dalam membantu korban bencana.
Usai kegiatan ibadah, panitia pendataan bantuan yang diketuai Elvi Amri, SE, mantan Ketua Komisi II DPRD Kota Padang periode 2014–2019, menghadirkan langsung para penerima bantuan.
Acara penyerahan donasi tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat Koto Tangah, di antaranya Ketua KAN Koto Tangah, H. Ahlidir Dt. Mudo, Wakil Ketua H. Azhar Dt. Rajo Nando, serta Prof. Dr. H. Fauzi Bahar, MSi, Ketua LKAAM Sumatera Barat.
Sejak bencana banjir dan longsor melanda Sumatera Barat, MGC Jakarta tercatat aktif menggalang dan menyalurkan bantuan, baik untuk korban di Kabupaten Agam maupun Kota Padang.
“Di mana pun kami berada, rasa badunsanak dan kepedulian harus tetap dijaga,” tutup Syafrizal, yang juga ninik mamak Rang Koto Tangah. (Agusmardi)


